Kamis, 06 Oktober 2011

Cara Membuat Aplikasi

Cara Membuat Aplikasi Client Server dengan Visual Basic 6 & MYSQL

Cara Membuat Aplikasi Client Server dengan Visual Basic 6 & MYSQL
Pada tutorial ini anda akan belajar bagaimana membuat aplikasi client server menggunakan visual basic & MYSQL Untuk lebih memperjelas pemahaman anda akan digunakan studi kasus program KASIR. Dimana pada implemantasinya nanti, aplikasi yang dibuat akan terpisah dengan database. Database akan ditempatkan pada sebuah server dan aplikasi dapat ditempatkan pada beberapa komputer client. Untuk pengembangan / pembuatan aplikasinya sendiri dapat dilakukan di komputer lokal terlebih dahulu. Adapun yang anda perlukan pada tutorial ini, yaitu visual basic, MYSQL, dan Mysql Connector-ODBC. MYSQL dan MYSQL Connector ODBC dapat anda download di www.mysql.com. MYSQL Connector ODBC dibutuhkan agar dapat melakukan koneksi database MYSQL dari VB
Setelahnya semuanya terinstall mulailah membuat database MYSQL beserta tabel - tabelnya. Buatlah sebuah database dengan nama kasir, dan buat 5 tabel seperti di bawah:
Tabel user_login
Field Tipe Data
user_login_id varchar(50) *
user_name varchar(100)
user_psw varchar(20)
Tabel product
Field Tipe Data
product_id varchar(40) *
product_name varchar(100)
price double
stock integer
Tabel transaksi
Fields Tipe Data
no_transaksi integer (auto increment) *
tgl_transaksi datetime
total_barang integer
total_harga double
kasir varchar(50)
Tabel detail_transaksi
Fields Tipe Data
no_transaksi integer
product_id varchar(40)
jumlah integer
harga_satuan double
Tabel transaksi_temp
Fields Tipe Data
no_transaksi integer
product_id varchar(40)
jumlah integer
harga_satuan double
* Primary Key
Tabel user_login digunakan untuk menyimpan data pengguna aplikasi, tabel product digunakan untuk menyimpan data product yang dijual. Tabel transaksi untuk menyimpan data transaksi dan tabel detail_transaksi untuk menyimpan detail dari transaksi yang dilakukan. Sedangkan tabel traksaksi_temp digunakan untuk mencatat secara sementara detail traksaksi yang dilakukan, setelah transaksi selesai dilakukan baru dipindahkan ke tabel transaksi.
Setelah database dan kasir selesai dibuat tambahkan data (insert data) pada tabel user dengan data berikut:
user_login_id user_name user_psw
admin Administrator admin
langkah selanjutnya adalah mempersiapkan koneksi ke database. Ikutilah langkah-langkah di bawah ini.
  1. Buka control panel, double klik pada Administrative Tools, kemudian double klik pada Data Sources (ODBC). Dan akan muncul window kurang lebih seperti berikut:
    Data Sources (ODBC)
  2. Klik pada System DSN, dan klik tombol Add, dan akan muncul window seperti berikut:
    System DNS
  3. Pilih MySQL ODBC 3.5.1 Driver, dan klik tombol Finish, dan akan tampil window berikut :
    Connector / ODBC
  4. Kemudian isi form di atas dengan data seperti berikut:
    Connector-ODBC
  5. Klik tombol Test, jika muncul kotak dialog yang menyatakan sukses, tekan OK dan tekan OK sekali lagi.
Setelah selesai sekarang anda telah siap untuk membuat Aplikasi KASIR..

Membuat Form Utama Administrator dan Form Login

Buka microsoft visual basic anda dan buat Standar EXE project. Setelah project dibuat akan langsung terbentuk sebuah form. Tambahkan label dan tombol serta atur propertiesnya seperti berikut :
Admin Form
Komponent Properties
Form1 Name : main_form
Caption : Administration
Label1 Caption : Welcome,
Label2 Name : label_user
Caption : User
Command1 Name : btn_user
Caption : User
Command2 Name : btn_product
Caption : Product
Command3 Name : btn_trans
Caption : Transaksi
Command4 Name : btn_report
Caption : Report
Setelah diatur propertinya maka hasilnya adalah seperti berikut:
Admin Form
Admin Form
Kemudian Buat Form baru dengan cara, klik Menu Project, Add Form. Akan tampil window Add Form dan pilih Log In Dialog serta klik tombol open. Hasilnya seperti di bawah:
Login Form
Form Login
Sekarang buka notepad dan ketik kode di bawah:
[Data]
DB=kasir
SERVER=localhost
Uid=root
Password=root
Kemudian simpan di direktori c:\windows dengan nama koneksi.ini, file koneksi.ini berfungsi untuk menyimpan data yang diperlukan untuk koneksi ke database. Pada bagian DB berisi nama database yang akan digunakan, SERVER berisi IP address Server tempat database disimpan (untuk sementara gunakan lokalhost). Uid berisi database user name dan Password adalah password database.
Sekarang Kembali ke Editor Visual Studio. Pilih Menu Project, Add Module untuk membuat module. Pada window Add Module klik Open. Download File berikut ini, kemudian copy dan paste isi file tersebut pada module yang sedang dibuat. Setelah selesai simpan module tersebut. Kemudian Klik menu Project, References dan akan muncul window project reference. Centang pada bagian Micosoft ActiveX Data Objects 2.0 Library dan tekan tombol OK.
Sekarang beralih ke form login, double click pada tombol OK, Hapus script yang telah ada dan ganti dengan script di bawah:
Private Sub cmdOK_Click()
Call Koneksi
Dim RS As ADODB.Recordset
Set RS = New ADODB.Recordset
Dim SQL As String
'query untuk login
SQL = "select * from user_login where user_login_id='" & txtUserName.Text & "'"
'membuka koneksi ke databse
RS.CursorLocation = adUseClient
RS.Open SQL, conn, adOpenDynamic, adLockOptimistic
'cek kebenaran user_login_id
If (RS.RecordCount > 0) Then
'cek kebenaran password
If (RS!user_psw = txtPassword.Text) Then
user_login_id = txtUserName.Text
user_name = RS!user_name
Load main_form
main_form.Show
Unload Me
Else
MsgBox "Maaf Password Salah"
End If
Else
MsgBox "Maaf User Name Salah"
End If
End Sub
Kemudian double click pada tombol Cancel, hapus script yang telah ada dan ganti dengan script berikut:
Private Sub cmdCancel_Click()
Dim pil As VbMsgBoxResult
pil = MsgBox("Anda Yakin untuk keluar?", vbQuestion + vbYesNo, "Exit")
If (pil = vbYes) Then Unload Me
End Sub
Setelah selesai pilih menu Project, properties. Pada window Project Properties di bagian Startup Object pilih frmLogin. Kemudian tekan tombol OK.
Sekarang beralih ke admin_form, double click pada form dan ketik script berikut :
Private Sub Form_Load()
label_user.Caption = user_name
End Sub
Setelah selesai simpan project anda dengan nama kasir dan coba untuk menjalankanya dengan menekan tombol F5 pada keybord.

Pada tutorial Membuat Aplikasi Client Server dengan VB & MYSQL ini anda telah belajar bagimana menginstall MySQL connector ODBC, melakukan koneksi ke database MySQL dengan ADODB, serta membuat system login.  Pada tutorial selanjutnya akan dijelaskan Proses membaca data dari tabel, menampilkan data, menambahkan data ke tabel, mengedit record pada tabel dan menghapus record.

Rabu, 05 Oktober 2011

Pengertian Client-Server

Server adalah komputer yang dapat memberikan service ke client, sedangkan 
Client adalah komputer yang mengakses beberapa service yang ada di server. Ketika client membutuhkan suatu service yang ada di server, dia akan mengirim request kepada server lewat jaringan. Jika request tersebut dapat dilaksanakan, maka server akan mengirim balasan berupa service yang dibutuhkan untuk saling berhubungan menggunakan Socket.
1. Karakteristik Server
a. Pasif
b. Menunggu request
c. Menerima request, memproses mereka dan mengirimkan balasan
berupa service

         2. Karakteristik Client
a. Aktif
b. Mengirim request
c. Menunggu dan menerima balasan dari server

Socket adalah sebuah endpoint untuk komunikasi didalam jaringan. Sepasang proses atau thread berkomunikasi dengan membangun sepasang socket, yang masing-masing proses memilikinya. Socket dibuat dengan menyambungkan dua buah alamat IP melalui port tertentu. Secara umum socket digunakan dalam client/server system,
dimana sebuah server akan menunggu client pada port tertentu. Begitu ada client yang menghubungi server maka server akan menyetujui komunikasi dengan client melalui socket yang dibangun.






Sistem client server didefinisikan sebagai sistem terdistribusi, tetapi ada beberapa perbedaan karakteristik yaitu :

1.Servis (layanan)
Hubungan antara proses yang berjalan pada mesin yang berbeda
oPemisahan fungsi berdasarkan ide layanannya.
oServer sebagai provider, client sebagai konsumen

2.Sharing resources (sumber daya)
oServer bisa melayani beberapa client pada waktu yang sama, dan meregulasi akses bersama untuk share sumber daya dalam menjamin konsistensinya.

3.Asymmetrical protocol (protokol yang tidak simetris )
Many-to-one relationship antara client dan server.Client selalu menginisiasikan dialog melalui layanan permintaan, dan server menunggu secara pasif request dari client.

4.Transparansi lokasi
Proses yang dilakukan server boleh terletak pada mesin yang sama atau pada mesin yang berbeda melalui jaringan.Lokasi server harus mudah diakses dari client.

5.Mix-and-Match
Perbedaan server client platforms

6.Pesan berbasiskan komunikasi
Interaksi server dan client melalui pengiriman pesan yang menyertakan permintaan dan jawaban.

7.Pemisahan interface dan implementasi
Server bisa diupgrade tanpa mempengaruhi client selama interface pesan yang diterbitkan tidak berubah.
Client Server System
Client / Server Application


Perbedaan Tipe Client-Server
1.File Servers
  1. File server vendors mengklaim bahwa mereka pertama menemukan istilah client-server.
  2. Untuk sharing file melalui jaringan

2.Database Servers
  • Client mengirimkan SQL requests sebagai pesan pada database server,selanjutnya hasil perintah SQL dikembalikan
  • Server menggunakan kekuatan proses yang diinginkan untuk menemukan data yang diminta dan kemudian semua record dikembalikan pada client.

3.Transaction Servers (Transaksi Server)
a. Client meminta remote procedures yang terletak pada server dengan sebuah SQL database engine.
b. Remote procedures ini mengeksekusi sebuah grup dari SQL statement
c. Hanya satu permintaan / jawaban yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi

4.Groupsware Servers
  • Dikenal sebagai Computer-supported cooperative working
  • Manajemen semi-struktur informasi seperti teks, image, , bulletin boards dan aliaran kerja
  • Data diatur sebagai dokumen

5.Object Application Servers
  1. Aplikasi client/server ditulis sebagai satu set objek komunikasi
  2. Client objects berkomunikasi dengan server objects melalui Object Request Broker (ORB)
  3. Client meminta sebuah method pada remote object

6.Web Application Servers (Aplikasi Web Servers)
  • World Wide Web adalah aplikasi client server yang pertama yang digunakan untuk web.
  • Client dan servers berkomunikasi menggunakan RPC seperti protokol yang disebut HTTP.

Keuntungan dari Client / Server Arsitektur

Model client / server khususnya direkomendasikan untuk jaringan yang membutuhkan tingkat kehandalan yang tinggi, keuntungan utama yang:
  • terpusat sumber: mengingat bahwa server pusat jaringan, dapat mengelola sumber daya yang umum untuk semua pengguna, misalnya: database pusat akan digunakan untuk menghindari masalah yang disebabkan oleh data yang berlebihan dan tidak konsisten
  • meningkatkan keamanan: sebagai jumlah entry point memberikan akses ke data tidak begitu penting
  • administrasi server tingkat: administrasi sebagai klien tidak memainkan peran utama dalam model ini, mereka membutuhkan lebih sedikit
  • scalable jaringan: berkat arsitektur ini adalah mungkin untuk menghapus atau menambahkan klien tanpa mempengaruhi operasi dari jaringan dan tanpa perlu modifikasi besar

Kekurangan dari model klien / server

Client / Server arsitektur juga memiliki kelemahan sebagai berikut:
  • peningkatan biaya: karena kompleksitas teknis dari server
  • link yang lemah: server adalah satu-satunya ling lemah dalam jaringan klien / server, mengingat bahwa seluruh jaringan dibangun di sekitarnya! Untungnya, server sangat toleransi kesalahan (terutama berkat sistem RAID )

Client / Server sistem operasi

Sebuah sistem client / server beroperasi sebagai dijelaskan dalam diagram berikut:
klien / server
  • Client mengirimkan permintaan ke server menggunakan nya alamat IP dan pelabuhan , yang disediakan untuk layanan tertentu yang berjalan pada server.
  • Server menerima permintaan dan menanggapi klien menggunakan alamat IP dan port